Mengenal Command “Paste Picture Link”

April 20, 2010

Apa itu Command “Paste Picture Link”

Command “paste picture link” merupakan saudara dari Command “Paste Special”. “Paste Picture Link” memberikan hasil paste dalam bentuk format picture yang hidup (live picture) dimana menampakkan berbagai perubahan tampilan yang terjadi pada copy range (berbeda dengan paste picture biasa). Apabila data pada area yang kita copy terdapat data input baru, atau perubahan warna cell, serta perubahan tampilan lainnya, maka secara otomatis perubahan dapat langsung termonitor dan terlihat pada live picture. Live picture dapat kita letakkan didaerah manapun dalam worksheet. Excel Live picture dapat diibaratkan sebagai sebuah TV Monitor petugas keamanan yang memonitor setiap situasi dan kejadian di suatu area dimana kamera keamanan ditempatkan secara live.

Dimanakah letak command “paste picture link”?
Gambar di bawah ini menunjukkan letak command “Paste Cicture Link” yang terdapat pada 2003 dan 2007. Pada excel 2003 command ini letaknya tersembunyi, karena memerlukan tambahan dengan menekan tombol shift sebelum meng-klik Menu Edit. Namun pemanfaatan live picture sebenarnya tidak harus melalui Menu Edit terlebih dahulu, pada setiap format picture yang ada pada worksheet dapat langsung dirubah menjadi live picture dengan langsung memberikan formula pada picture yang secara otomatis picture yang ada tergantikan menjadi live picture.

Pengaplikasian Command Paste Picture Link
1. Tentukan range yang akan di-live picture-kan

2. Lakukan perintah copy seperti biasa (Ctrl + C)
3. Lakukan perintah Paste Picture Link pada tempat pemonitoran. Hasil paste dapat digeser-geser atau dengan kata lain dapat dilaukan dragging ke tempat yang kita inginkan.

Apabila range $B$35:$D$39 (copy range) berubah, maka live picture akan otomatis berubah sesuai dengan perubahan pada daerah yang dilakukan peng-copy-an.
Silakan di download file berkaitan dengan Paste Picture Link di sini

Menambahkan Camera Tools Icon ke Toolbar
Cara lain untuk Paste Picture Link adalah dengan mengklik camera tools icon pada tollbar. Namun camera tools icon letaknya tersembunyi. Untuk mengeluarkannya dari persembunyiannya klik menu View > Toolbar > Customize > Tools > Camera. Letak camera icon lihat gambar berikut ini

Pengaplikasian Command “Paste Picture Link” Lebih Lanjut

April 20, 2010

Sebuah group yang lebih baik adalah sebuah group yang mempunyai nilai yang lebih daripada penjumlahan masing-masing anggota group itu sendiri. Begitu pula dalam belajar excel, harapan lebih lanjut dalam mempelajari excel tidak hanya mampu mengetahui suatu kegunaan masing-masing fasilitas dalam excel, namun lebih lanjut adalah mampu menyusun suatu suatu kombinasi yang terdiri atas lebih dari satu fasilitas excel dalam rangka pencapaian tujuan dimana sebelumnya tidak dapat diselesaikan hanya dengan satu fasilitas excel.

Kembali ke topik pokok sesuai judul posting ini, dengan pengetahuan kita tentang cara penggunaan command “Paste Picture Link” serta pengetahuan kita dalam formula excel dan pemberian nama pada suatu range (defined name), kita dapat membuat suatu hasil kreatifitas seperti pada gambar berikut ini:

File dapat di-download di sini

Apabila angka yang terdapat pada gambar dengan frame berwarna indigo blue di atas kita rubah (angka mulai dari 1 s.d. 5) maka secara otomatis gambar ber-frame warna indigo blue akan berubah sesuai dengan setting data pada range gambar ber-frame hijau.

Dalam pembuatannya, dapat dilakukan tahapan sebagai berikut:
Tahap 1
Berikan nama pada range masing-masing picture.
Almoss >> =Sheet1!$B$4:$C$16
Betty >> =Sheet1!$E$4:$F$16
Cassanova >> =Sheet1!$H$4:$I$16
Domino >> =Sheet1!$K$4:$L$16
Emma >> =Sheet1!$N$4:$O$16
Tahap 2
Pilih diantara 2 cara berikut ini:
>Lakukan insert sembarang file berformat picture ke dalam worksheet dan tempatkan pada tempat yang diinginkan
>Copy>paste picture link pada tempat yang diinginkan dalam worksheet
Tahap 3
Berikan nama range pada cell yang akan digunakan sebagai perantara antara picture dan formula
nomer >> =Sheet1!$H$23
Tahap 4
Berikan formula pada picture yang ditujukan sebagai live picture.
pilih >> =CHOOSE(nomer;Almoss;Betty;Cassanova;Domino;Emma)

Gateway and Router Apa itu Gateway dan Router?

April 13, 2010

Jika Anda mempunyai beberapa komputer yang saling terhubung lewat jaringan (ethernet misalnya), Anda dapat menggunakan FreeBSD sebagai pintu gerbang (router/gateway) untuk menyambungkan semua komputer Anda menuju Internet. Router dan gateway sendiri sebenarnya secara teori mempunyai filosofi arti yang berbeda, gateway sebenarnya mengacu pada alat yang difungsikan untuk menjembatani dua buah jaringan yang mempunyai topologi berbeda, berbeda subnet, dsb, sedangkan router untuk mengatur pengalamatan paket-paket data dalam jaringan yang berbeda sehingga komunikasi dapat terlaksana. Akan tetapi dalam kenyataan sehari-hari, router dan gateway seringkali hanya ditangani oleh sebuah alat saja. Hal inilah yang menyebabkan router selalu diidentikkan dengan gateway, demikian pula sebaliknya. Router banyak didistribusikan dalam bentuk paket perangkat keras terpadu bermerek seperti Cisco, Intel, Proteon, Bay Network dan lain-lain dengan harga yang relatif tinggi. Tetapi kita juga dapat membangun sebuah PC Router dengan biaya yang relatif rendah menggunakan FreeBSD. Konfigurasi Mesin Gateway di FreeBSD Untuk dapat menjalankan fungsi NAT pada FreeBSD, terlebih dahulu kita harus mempersiapkan kernel FreeBSD agar dapat mendukung. Silakan baca tentang konfigurasi Kernel pada Chapter One. Selanjutnya setelah kernel Anda siap, lanjutkan membaca bahasan berikut. Fungsi NAT Dalam lingkungan Linux, NAT lebih dikenal dengan nama IP Masquerading. Antara NAT dan IP Masquerading memiliki konsep yang sama. Penggunaan NAT merupakan hal yang efektif dalam sebuah jaringan. Misalkan, ada lima buah PC yang membutuhkan akses Internet, maka dibutuhkan paling tidak lima sambungan telepon untuk masing-masing PC tersebut. Tentunya pembiayaan untuk sambungan ini akan menjadi sangat mahal. Dengan konsep NAT, hanya diperlukan satu buah sambungan telepon saja ke sebuah PC, kemudian empat PC yang lain dihubungkan ke switch. Kemudian switch dihubungkan dengan salah satu NIC (Network Internet Card) komputer yang terhubung dengan Internet. Dimana komputer tersebut difungsikan sebagai gateway dengan sistem FreeBSD yang terinstal didalamnya. NAT secara otomatis akan menterjemahkan alamat IP dari setiap komputer di jaringan lokal menjadi satu alamat IP publik. Gateway juga dapat berfungsi sebagai firewall yang melindungi klien dari akses yang tidak diinginkan. Untuk mengaktifkan fungsi NAT, bisa menggunakan IPFW (IP Firewall). Namun untuk dapat menggunakan IPFW, kernel FreeBSD harus dikonfigurasi ulang seperti pada pembahasan sebelumnya. Ada dua cara yang akan dibahas dalam menggunakan NAT, yaitu NATD dan IPNAT. Anda dapat memilih salah satu dari keduanya, saya sendiri lebih familiar menggunakan NATD. Mana yang lebih baik? Sampai saat ini saya juga belum sempat mengorek keterangan lebih lengkap tentang keduanya. Yang jelas keduanya bekerja dengan baik bagi saya. Konfigurasi NATD Mengaktifkan NAT dapat menggunakan NATD. Adapun langkah-langkah mengaktifkan NAT pada sistem FreeBSD menggunakan NATD adalah sebagai berikut: * Buka file /etc.rc.conf dengan editor ee. # ee /etc/rc.conf * Tambahkan beberapa baris konfigurasi berikut pada file diatas. Letakkan di akhir baris. # — NAT Configuration – gateway_enable=”YES” firewall_enable=”YES” firewall_type=”OPEN” natd_enable=”YES” natd_interface=”rl0″ # Interface yg terhubung dgn Internet natd_flags=”” * Ketikkan perintah berikut ini untuk merasakan efek perubahan yang dilakukan. # /etc/netstart * Jika berhasil, maka pada saat dijalankan perintah ipfw show, akan menampilkan seperti dibawah ini: # ipfw show 00050 137 13524 divert 8668 ip4 from any to any via rl0 00100 4 208 allow ip from any to any via lo0 00200 0 0 deny ip from any to 127.0.0.0/8 00300 0 0 deny ip from 127.0.0.0/8 to any 65000 131 12932 allow ip from any to any 65535 23 2042 allow ip from any to any 1. Konfigurasi IPNAT Fungsi NAT juga dapat dilakukan oleh ipnat pada FreeBSD. Untuk mengaktifkan ipnat, lakukan langkah-langkah berikut: * Buka file /etc.rc.conf dengan editor ee. # ee /etc/rc.conf * Konfigurasi file tersebut dengan menambahkan beberapa baris perintah di bawah ini: gateway_enable=”YES” # Mengaktifkan LAN sebagai gateway ipnat_enable=”YES” # Menjalankan fungsi NAT ipnat_rules=”/etc/ipnat.rules” # Aturan ipnat keluar dari editor ee, dengan menekan Esc dan Enter dua kali. * Definisikan aturan ipnat pada file /etc/ipnat.rules. Karena file tersebut tidak ada secara otomatis, maka harus diciptakan terlebih dahulu dengan perintah: # ee /etc/ipnat.rules * Isi file tersebut dengan konfigurasi berikut ini: map rl0 192.168.182.0/24 -> 202.159.121.78/32 portmap tcp/udp auto konfigurasi di atas berarti bahwa setiap ada permintaan alamat dari IP 192.168.182.1 – 192.168.182.254, akan diteruskan ke IP 202.159.121.78. * Set izin aksesnya menjadi 755 # chmod 755 /etc/ipnat.rules * Untuk merasakan efek perubahan yang dilakukan Anda harus merestart komputer. # reboot 1. Tools yang Biasa Digunakan pada Mesin Router Pada saat Anda mengoperasikan sebuah sistem jaringan, kemampuan memonitor kondisi jaringan menjadi sangat penting artinya untuk mengetahui kesehatan sistem jaringan Anda. Pada bagian ini akan diterangkan beberapa perangkat yang dapat digunakan untuk mengamati trafik Internet di jaringan Anda baik yang menuju maupun dari Internet. Semua program pemantau ini telah disertakan pada ports FreeBSD. Perangkat lunak yang ada di ports tersebut dapat digunakan untuk memonitor paket-paket data yang masuk atau seberapa cepat koneksi yang terjadi antara server Anda dengan ISP tempat Anda berlangganan. Berbagai program ini akan dibahas secara sepintas pada kesempatan ini. 1. ifstat Anda bisa menggunakan ifstat untuk mengetahui berapa besar data yang keluar ataupun masuk dari ethernet yang Anda miliki. Berikut ini tampilan ifstat saat dijalankan pada proxy server di STIKI yang menangani jaringan Dosen, Lab Internet, dan Hotspot. rl0 rl1 rl2 Total Kbps in Kbps out Kbps in Kbps out Kbps in Kbps out Kbps in Kbps out 23.70 6.76 10.71 17.57 0.47 2.08 34.87 26.41 15.98 2.62 16.72 16.02 0.47 1.45 33.17 20.09 13.75 3.04 0.47 11.82 0.47 1.45 14.69 16.31 57.15 4.28 25.67 26.77 0.47 1.45 83.29 32.50 12.67 9.02 10.65 36.34 0.47 1.45 23.78 46.81 68.84 5.03 13.88 71.97 0.47 1.45 83.19 78.45 56.62 10.01 12.30 74.15 0.94 3.14 69.85 87.29 Menginstall ifstat dapat melalui ports FreeBSD. Mari kita cari tahu dimana letak source dari ifstat dengan mengetikkan perintah: # whereis ifstat ifstat: /usr/ports/net/ifstat Kesanalah kita menuju, dan ketikkan make install clean untuk melakukan installasi ifstat pada sistem. # cd /usr/ports/net/ifstat # make install clean Ketika muncul option ifstat seperti pada gambar, centang SNMP jika ingin mengaktifkan dukungan terhadap SNMP. File yang dibutuhkan dalam installasi ini adalah: * ifstat-1.1.tar.gz * net-snmp-5.2.2.tar.gz * perl-5.8.8.tar.bz2 * BSDPAN-5.8.8.tar.bz2 * defined-or-5.8.8.bz2 * gettext-0.14.5.tar.gz * gettext-1.05.tar.gz * autoconf-2.59.tar.bz2 * help2man-1.36.3.tar.gz * libtool-1.5.22.tar.gz * m4-1.4.4.tar.bz2 * libiconv-1.9.2.tar.gz Adapun perintah untuk melihat keseluruhan bandwidth yang digunakan baik masuk maupun keluar dari ethernet serta totalnya, dapat digunakan perintah: # /usr/local/bin/ifstat -bT rl0 rl1 rl2 Total Kbps in Kbps out Kbps in Kbps out Kbps in Kbps out Kbps in Kbps out 23.70 6.76 10.71 17.57 0.47 2.08 34.87 26.41 15.98 2.62 16.72 16.02 0.47 1.45 33.17 20.09 13.75 3.04 0.47 11.82 0.47 1.45 14.69 16.31 57.15 4.28 25.67 26.77 0.47 1.45 83.29 32.50 12.67 9.02 10.65 36.34 0.47 1.45 23.78 46.81 68.84 5.03 13.88 71.97 0.47 1.45 83.19 78.45 56.62 10.01 12.30 74.15 0.94 3.14 69.85 87.29 1. iftop Dengan program ini kita dapat melihat penggunaan bandwidth per klien yang masuk dan keluar. Asyiknya lagi, program ini menampilkan bandwidth yang digunakan oleh tiap klien dalam bentuk graphic. Klien yang menggunakan bandwidth terbanyak ditempatkan pada posisi teratas. Graphic dalam bentuk diagram menyamping ini menampilkan koneksi klien ke host yang dituju beserta besar bandwidth yang digunakan oleh klien. Program iftop dapat diinstall dengan perintah: # cd /usr/ports/net-mgmt/iftop # make install clean File yang dibutuhkan dalam installasi ini adalah: * iftop-0.17.tar.gz Untuk menggunakan iftop dan memonitor penggunaan bandwidth klien, kita dapat mengetikkan perintah: # /usr/local/bin/iftop # /usr/local/bin/iftop -i rl1 Option –i adalah kepanjangan dari interface, artinya kita ingin melihat penggunaan bandwidth dari klien yang terhubung ke interface rl1. 1. trafshow Dengan program ini, kita dapat memonitor paket-paket yang melewati server yang kita miliki maupun paket-paket yang melalui jalur serial atau modem. Dan informasi yang ditampilkan pun lebih mudah untuk kita pahami dan kita mengerti. Sebelum kita menggunakannya, setidaknya kita perlu menginstall program ini terlebih dahulu. Untuk itu masuk ke direktori /usr/ports/net-mgmt/trafshow/ dan jalankan perintah untuk menginstallnya. # cd /usr/ports/net/trafshow # make install clean File yang dibutuhkan dalam installasi ini adalah: * trafshow-5.2.2.tgz Silakan jalankan program ini untuk memonitor paket-paket data yang lewat dengan perintah: # /usr/local/bin/trafshow # /usr/local/bin/trafshow -i rl0 Dimana option –i adalah kepanjangan dari interface atau kartu jaringan yang ingin dimonitor. 1. tcpdump Kita dapat menggunakan perintah tcpdump untuk melihat paket-paket tcp baik yang datang maupun yang keluar secara terus-menerus. Juga bisa kita lihat dari mana dan ke mana paket tersebut berlangsung. Program ini akan menampilkan terus-menerus permintaan-permintaan yang ada setiap permintaan terjadi dan terlayani dan untuk keluar dari program ini kita cukup menggunakan kombinasi tombol Ctrl+C. Untuk menginstall tcpdump, berikut ini langkah-langkahnya: # cd /usr/ports/net/tcpdump # make install clean File yang dibutuhkan dalam installasi ini adalah: * tcpdump-3.9.4.tar.gz * bison-1.75.tar.bz2 # /usr/sbin/tcpdump -i rl0 1. netstat Jika Anda ingin melihat koneksi yang terjadi, dari mana saja dan ke mana saja juga koneksi apa saja yang terjadi, telah terjadi atau belum, masih terjadi ataupun sudah tidak terjadi koneksi lagi, Anda dapat menggunakan program atau perintah netstat. Dengan perintah ini semua informasi yang Anda inginkan akan ditampilkan sesuai dengan atribut yang Anda ikutkan. Program netstat telah ada secara default pada FreeBSD, kita tidak perlu menginstallnya, hanya cukup menjalankan perintahnya saja. router# /usr/bin/netstat -ta Active Internet connections (including servers) Proto Recv-Q Send-Q Local Address Foreign Address (state) tcp4 0 0 router.netrjs-3 192.168.123.2.2740 ESTABLISHED tcp4 0 0 *.netrjs-3 *.* LISTEN tcp4 0 0 *.smux *.* LISTEN udp4 0 0 *.snmp *.* div4 0 0 *.natd *.* icm4 0 0 *.* *.* Active UNIX domain sockets Address Type Recv-Q Send-Q Inode Conn Refs Nextref Addr c125eb7c stream 0 0 0 c125ec94 0 0 c125ec94 stream 0 0 0 c125eb7c 0 0 c125ee38 stream 0 0 c1251bb0 0 0 0 /var/run/devd.pipe c125e690 dgram 0 0 0 c125ed20 0 0 c125ed20 dgram 0 0 c126f550 0 c125e690 0 /var/run/logpriv c125edac dgram 0 0 c126f660 0 0 0 /var/run/log

download

April 6, 2010

soal teori

itu adalah soal eori yang bisa di unduh langsung.

Fungsi Pembacaan Tabel pada Excel ( Hlookup dan Vlookup)

April 6, 2010


Author: Belajar TIK | Posted at: 22:52 | Filed Under: |


Excel menyediakan fungsi if untuk melakukan pengujian atau biasa juga disebut dengan test kondisi,fungsi if biasanya digunakan untuk melakukan pengujian dimana ketentuannya dibuat dalam bentuk kalimat. Bentuk dari fungsi if jika hanya dua kondisi adalah =if(test_kondisi,nilai_bernar,nilai_salah), tetapi jika lebih dari dua kondisi bentuknya bisa digunakan =if(text_kondisi,nilai_benar,if(test_kondisi,nilai_benar,nilai_salah)), dengan kata lain jika kondisi banyak maka harus diatur nilai salahnya menjadi test kondisi lagi.Sedangkan jika ketentuan sudah dalam bentuk tabel atau sudah disusun berdasarkan kolom atau baris maka excel menyedian fungsi pembacaan tabel, memang tidak mungkin melakukan atau mengerjakannya menggunakan fungsi If tetapi sudah merupakan suatu pekerjaan yang sangat sia-sia karena membutuhkan banyak waktu. contohnya dalam pengerjaan latihan dibawah ini,

untuk mencari nama gerbong, harga tiket, tujuan/jurusan,jam pergi, jenis tiket kalau digunakan menggunakan if maka rumus if yang dipakai akan panjang karena ada 15 kondisi. untuk menyingkatnya digunakanlah fungsi pembacaan tabel dimana rumusnya sebagai berikut :=vlookup(Nilai_patokan_pencarian,sumber_tabel,nomor_kolom_yang_dicari,Match)=Hlookup(Nilai_patokan_pencarian,sumber_tabel,nomor_baris_yang_dicari,Match)dimana match bernilai true/1 atau false/0, jka tidak diberikan maka standarnya adalah 1
Untuk contoh Kasus diatas digunakan rumusmencari nama Gerbong : =VLOOKUP(B9,$B$25:$E$39,2,0)mencari harga tiket : =VLOOKUP(B9,$B$25:$E$39,3,0)mencari tujuan/jurusan : =VLOOKUP(B9,$B$25:$E$39,4,0)
jika anda perhatikan di rumus tersebut terdapat $B$25:$E$39 yang maksudnya sama dengan B25:E39 hanya saja jika kamu ketikkan rumus tersebut pada kotak c9 maka rumus tersebut jika dicopykan ke baris dibawahnya maka tidak akan manjur sehingga perlu diberi tanda dollar dimana tanda dollar tersebut menandakan absolut atau tidak akan berubah.
contohnya :

  1. Pada kotak c9 anda mengetikkan rumus =$b9*250 maka rumus tersebut jika dikopikan ke kotak d9 maka rumus yang terpoki adalah $b9 sedangkan jika dikopi pada kotak c10 maka hasilnya adalah $b10 karena $ didepan b menandakan bahwa kolom b-nya tidak akan berubah ketika rumus dikopi ketempat lain
  2. Pada kotak c9 anda mengetikkan rumus =b$9*250 maka rumus tersebut jika dikopi pada kotak d9 maka rumus tersebut akan berubah menjadi =c$9*250 sedangkan jika dikopi pada kotak c10 maka rumus tersebut akan berubah menjadi =b$9*250
    atau bentuk sederhananya saya gambarkan menggunakan kolom dibawah ini
    rumus sebelumnya rumus dicopi rumus dicopy
rumus sebelumnya      rumus dicopi       rumus dicopy

  pada kotak            ke kotak           ke kotak

     c10                   c11                 d10

===========================================================

    =a10*b10            =a11*b11        =b10*c10

    =$a10*$b10          =$a11*$b11      =$a10*$b10

    =a$10*b$10          =a$10*b$10      =a$10*b$10

  =$a$10*$b$10         =$a$10*$b$10     =$a$10*$b$10

Selamat Belajar dan semoga sukses. jika masih bingung Semoga sukses dan jika masih bingung silahkan postkan comment ada, ngak usah sungkan-sungkan

Mencegah Pendangkalan Bahasa Jawa

Maret 9, 2010

Surakarta merupakan kota terbesar kedua di Jawa Tengah. Kota Surakarta yang lebih dikenal dengan Kota Solo, sebagian masyarakatnya menggunakan bahasa Jawa dalam berkomunikasi. Namun karena perkembangan zaman penggunaan bahasa Jawa di Kota Surakarta sedikit demi sedikit sudah mulai luntur terutama di kalangan remaja. Banyak remaja Surakarta kadang mulai malu untuk menggunakan bahasa Jawa dalam berkomunikasi sehari-hari. Para remaja cenderung menggunakan bahasa Indonesia, bahasa gaul dan kadang bahasa asing. Dengan lunturnya penggunaan bahasa Jawa di kalangan remaja, hal yang sangat memprihatinkan sebagian besar remaja Surakarta tidak dapat menggunakan bahasa Jawa, sehingga timbul suatu peribahasa Wong Jowo ilang Jawane, yang artinya orang Jawa tetapi tidak dapat menggunakan bahasa Jawa.

Kenyataan tersebut sangat bertolak belakang dengan sebutan Kota Solo sebagai Kota Budaya dan Pariwisata. Banyak turis asing yang datang ke Surakarta untuk belajar kebudayaan Jawa termasuk bahasa Jawa tetapi banyak remaja Surakarta justru tidak dapat menggunakan bahasa Jawa. Apakah suatu saat nanti kita sebagai orang Jawa akan belajar bahasa Jawa pada orang asing? Hal ini perlu kita waspadai dan mendapatkan perhatian. Sebenarnya hal apa yang menyebabkan terjadinya pendangkalan bahasa Jawa di kalangan remaja?

Masyarakat Jawa yang pada zaman dahulu menggunakan bahasa Jawa sebagai komunikasi sehari-hari, dengan adanya Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 36 mulai meninggalkan bahasa daerah dalam berkomunikasi. Hal ini berdampak juga pada penggunaan bahasa Jawa di lingkungan masyarakat. Manfaaat bahasa Jawa sekarang ini sebagai sarana konservator/pelestarian dari bahasa Jawa yang merupakan salah satu macam budaya daerah. Hal inilah yang akhirnya menjadi salah satu pemicu terjadinya pendangkalan bahasa Jawa di lingkungan remaja.

Dari berbagai buku dan penelitian yang kami lakukan diperoleh hasil ada beberapa faktor yang menjadi penyebab pendangkalan bahasa Jawa di kalangan remaja. Faktor-faktor tersebut antara lain: Pertama, faktor remaja itu sendiri. Dari hasil wawancara tulis dan isian angket penelitian ternyata 8 persen remaja malu menggunakan bahasa Jawa dalam percakapan sehari-hari dengan alasan bahasa Jawa merupakan bahasa yang sudah ketinggalan zaman, tidak gaul, sulit, tidak tahu artinya dan juga membingungkan.

Kedua, faktor Keluarga. Berdasarkan hasil sampel dari suatu penelitian 12 persen penyebab pendangkalan Bahasa Jawa dari dalam keluarga. Sejak awal memang tidak dikenalkan menggunakan bahasa Jawa, di lingkungan keluarganya, karena dalam percakapan sehari-hari tidak menggunakan bahasa Jawa tetapi menggunakan bahasa Indonesia.
Faktor ketiga adalah sekolah. Berdasarkan hasil data dari musyawarah guru mata pelajaran Bahasa Jawa, alokasi jumlah jam pelajaran bahasa Jawa baik di SD, SLTP dan SMA hanya dua jam. Padahal materi muatan bahasa Jawa sama seperti muatan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Bahkan di Kota Solo ada beberapa sekolah yang tidak mengajarkan pendidikan bahasa Jawa di Sekolahnya

.
Keempat, faktor Pemerintah. Dari pengamatan, penulis dapat mengetahui bahwa salah satu penyebab pendangkalan bahasa Jawa di kalangan remaja disebabkan karena Pemerintah Kota Surakarta pada masa lalu tidak begitu memperhatikan kegiatan yang mengarah pada pelestarian bahasa Jawa. Hal ini dikarenakan Pemkot Surakarta yang tidak mendirikan lembaga/kursus bahasa Jawa, kurangnya pengangkatan guru pendidikan bahasa Jawa juga dapat menyebabkan pendangkalan bahasa Jawa.

Unggah-ungguh

Sejatinya dalam bahasa Jawa tercermin adanya norma-norma susila, tata krama, menghargai siapa yang lebih muda dan menghormati siapa yang lebih tua. Kita sering menggunakan bahasa Jawa dalam berkomunikasi sehari-hari, tetapi sering lupa bahwa terdapat tingkat tutur pengguna bahasa Jawa yang dikenal sebagai penerapan unggah-ungguh.
Dampak negatif dari adanya pendangkalan bahasa Jawa di kalangan remaja Surakarta mulai kita rasakan. Banyak remaja yang tidak tahu penerapan sopan santun kepada mereka yang sudah tua, atau yang seharusnya dihormati. Hal yang lebih memalukan, bila mereka menggunakan bahasa Jawa krama alus, dirinya sendiri dibahasa kramakan.

Keberhasilan Wali Kota Surakarta Joko Widodo dalam membangun Kota Surakarta perlu mendapat acungan jempol. Salah satu program dari pembangunan Kota Surakarta adalah membangkitkan kembali berbagai macam budaya Kota Surakarta yang adi luhung. Dari pembenahan bangunan fisik seperti Taman Bale Kambang, Monumen Juang 45 Banjarsari, Pasar Klithikan Nataharja dan penggunaan bahasa Jawa pada hari Jum’at di semua instansi di Kota Solo. Bahkan semua papan nama setiap instansi wajib menggunakan tulisan huruf Jawa.

Ada tiga prinsip dasar yang dapat diyakini mampu membangkitkan kembali penggunaan bahasa Jawa sebagai salah satu budaya wong Solo, agar para remajanya tidak mengalami pendangkalan bahasa Jawa. Pertama, terletak pada diri remaja. Remaja Surakarta seharusnya mengupayakan untuk mencegah pendangkalan bahasa Jawa dengan menanamkan rasa cinta untuk memiliki bahasa Jawa, merasa bertanggung jawab melestarikan bahasa Jawa, menggunakan bahasa Jawa dalam kehidupan sehari-hari, menguasai dan menerapkan bahasa Jawa dengan baik dan benar dan mengembangkan bahasa Jawa melalui berbagai kegiatan lomba.
Kedua, setiap keluarga berupaya untuk mencegah pendangkalan bahasa Jawa dengan cara menanamkan sejak dini agar anak menggunakan bahasa Jawa, membiasakan diri dalam menggunakan bahasa Jawa sebagai alat komunikasi di keluarga dan memberikan arti penting penggunaan bahasa Jawa dalam menerapkan pendidikan budi pekerti.
Ketiga, Pemerintah Kota Surakarta berupaya untuk mencegah pendangkalan bahasa Jawa dengan cara mengadakan evaluasi pada semua instansi apakah penggunaan bahasa Jawa pada hari Jum’at telah dilakukan, mengadakan berbagai lomba yang berkaitan dengan pelestarian bahasa Jawa, mewajibkan setiap sekolah untuk mengajarkan bahasa Jawa dengan alokasi waktu dua jam pelajaran setiap minggu yang diampu oleh guru yang berijazah bahasa Jawa, dan mendirikan lembaga perkembangan dan penelitian bahasa Jawa di Surakarta.
Melalui berbagai terobosan tersebut diharapkan dapat mencegah terjadinya pendangkalan bahasa Jawa di lingkungan remaja Surakarta.

Kota Surakarta

Maret 9, 2010

Kota Surakarta adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Kota ini juga dikenal dengan nama Solo, Sala, dan Salakarta. Nama yang terakhir tidak dipakai lagi. Di Indonesia, Surakarta merupakan kota peringkat kesepuluh terbesar (setelah Yogyakarta). Sisi timur kota ini dilewati sungai yang terabadikan dalam salah satu lagu keroncong, Bengawan Solo. Kota ini pernah menjadi tempat kedudukan dari residen, yang membawahi Karesidenan Surakarta hingga tahun 1950-an. Kota Surakarta memiliki semboyan “Berseri” yang menjadi akronim dari “Bersih, Sehat, Rapi, dan Indah”. Untuk kepentingan pemasaran pariwisata, Solo mengambil slogan pariwisata Solo the Spirit of Java yang diharapkan bisa membangun citra kota Solo sebagai pusat kebudayaan Jawa.

Hello world!

Februari 27, 2010

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!